Written by Super User on . Hits: 539

PENGADILAN TINGGI AGAMA KEPULAUAN BANGKA BELITUNG GELAR

UPACARA PERINGATAN HARI LAHIRNYA PANCASILA TAHUN 2025

 

PANGKALPINANG, pta-babel.go.id — Bertempat di Halaman Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung menggelar upacara Peringatan Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni 2025 yang diikuti seluruh Hakim dan Pegawai Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung. Dalam peringatan Hari Lahirnya Pancasila (Harkitnas) kali ini mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”.

Pada upacara ini, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara yaitu Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, Bapak Drs. H. Abdullah, S.H., M.H.


Upacara dimulai dari pukul 07.00 WIB, diawali dengan laporan Pemimpin Upacara kepada Pembina Upacara, dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih diiringi Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya seluruh Peserta Upacara Mengheningkan Cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, kemudian Pembacaan Teks Pancasila oleh Pembina Upacara dan diikuti oleh seluruh Peserta Upacara, dilanjutkan dengan Pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945. Selanjutnya, Amanat Pembina Upacara dengan Pembacaan Naskah Pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila menyambut peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2025 yang dibacakan oleh Inspektur Upacara dan diakhiri dengan Pembacaan Doa.

Dalam sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, Memperkokoh ideologi Pancasila berarti menegaskan kembali bahwa pembangunan bangsa harus selalu berakar pada nilai-nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial. Dalam era globalisasi dan digitalisasi yang semakin kompleks, tantangan terhadap Pancasila pun semakin nyata. Kita menyaksikan penyebaran paham-paham ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi yang mengancam kohesi sosial kita. Dalam semangat memperkokoh ideologi Pancasila, mengajak semua untuk merenungkan kembali bahwa Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Pancasila telah mempersatukan lebih dari 270 (dua ratus tujuh puluh) juta jiwa dengan latar belakang suku, agama, ras, budaya dan bahasa yang berbeda. Dalam Pancasila, kita belajar bahwa kebinekaan bukanlah alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk bersatu. Dari sila pertama hingga sila kelima, terkandung prinsip-prinsip yang menuntun kita membangun bangsa dengan semangat gotong-royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Adapun petugas pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila adalah sebagai berikut :
Inspektur Upacara : YM Drs. H. Abdullah, S.H., M.H.
Pemimpin Upacara : Elwin Purnama, S.H.

Protokol : Dwi Ismalya Setiahati, S.Sos.
Pengibar Bendera :
1. Muhammad Akhyar, S.E.
2. Jamiliyah, S.E.
3. Deni Hariandi, S.Sos.
Pembaca Pembukaan UUD 1945 : Dinni Nur Fitriani, S.T., M.T.I.
Pembaca Doa : Hadi Siswanto, S.Kom., M.H.
Ajudan : Dian Saputra

Selesai upacara dilanjutkan dengan foto bersama. BMA

Add comment


Security code
Refresh

Tautan Aplikasi

Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung @ 2023