MENGAWALI TUGAS, KETUA PENGADILAN TINGGI AGAMA KEPULAUAN BANGKA BELITUNG YANG BARU
MELAKSANAKAN PEMBINAAN YANG DIRANGKAI DENGAN RAMAH TAMAH

PANGKALPINANG, pta-babel.go.id — Bertempat di Ruang Aula Pertemuan, seluruh Hakim dan Aparatur Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung mengikuti pembinaan dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung yang baru, Bapak Dr. H. Khaerudin, S.H., M.Hum., yang telah dilantik dan diambil sumpah dihadapan Ketua Mahkamah Agung RI pada hari Rabu, 11 Juni 2025 yang lalu bersama dengan 15 (lima belas) Ketua Pengadilan Tinggi Agama lainnya seluruh Indonesia. Acara diawali dengan perkenalan seluruh Hakim dan Aparatur oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, Bapak Drs. Wahyudi, S.H., M.H., dengan memperkenalkan satu-persatu mulai dari Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, Pejabat Struktural, Panitera Pengganti, Pejabat Fungsional, Staff dan CPNS Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung. Perkenalan berlangsung dengan penuh kehangatan, sehingga keakraban terasa cepat terbangun. Beliau berharap dengan adanya perkenalan ini, adaptasi seluruh personil cepat dapat terbangun sehingga pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dapat berjalan dengan lancar serta tujuan meraih Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dapat tercapai.


Acara dilanjutkan dengan penyampaian pelaksanaan tugas pokok fungsi (tupoksi) sampai dengan bulan Juni 2025 dari masing-masing bidang. Diawali oleh Bidang Kesekretariatan yang disampaikan oleh Sekretaris, Bapak Yohan Fauzi Yulises, S.Ag., M.H. dan dilanjutkan oleh Bidang Kepaniteraan yang disampaikan oleh Panitera, Ibu Dra. Hj. Hairiah, S.H., M.H. Selanjutnya, pembinaan oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, Bapak Drs. Wahyudi, S.H., M.H. Dalam closing statementnya, Bapak KPTA berharap dalam menjalankan tupoksi kedepan, semua Hakim dan Aparatur Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Semua bagian tersebut harus mampu bersinergi dan membentuk harmonisasi dalam mewujudkan dan mencapai tujuan. Yakni bersama-sama berusaha untuk meningkatkan hasil kinerja, berusaha lebih keras lagi sehingga tujuan dan cita-cita untuk mewujudkan WBK dapat tercapai. BMA
