RAPAT KOORDINASI
PENGADILAN TINGGI AGAMA KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
DENGAN PENGADILAN AGAMA SE-WILAYAH

Pangkalpinang, 3 Maret 2021. Usai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Rapat Koordinasi dengan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama, Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung mengadakan rapat koordinasi dengan Pengadilan Agama Se-Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung.
Dalam rapat ini, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan beberapa kebijakannya, yaitu:
- Seluruh Pengadilan Agama se-Wilayah Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung agar dapat mengirimkan berita kegiatan pada satker masing-masing yang kemudian akan ditampilkan kembali ke dalam website Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung.
- Harus meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian karena pengawasan melalui CCTV sudah semakin ketat seiring dengan ditambahkannya mata CCTV, yang semula hanya 2 mata CCTV, sekarang menjadi 4 mata CCTV yaitu Halaman Apel, Ruang PTSP, Front Desk dan Ruang Tunggu Sidang (untuk tingkat pertama) sedangkan untuk tingkat banding, selain halaman apel dan ruangan PTSP juga penambahan mata CCTV pada Ruang Tamu Terbuka dan Aula Pertemuan sesuai dengan surat Dirjen Badilag Nomor 659/DJA.2/HM.02.3/2/2021 tentang Pengembangan Aplikasi Access CCTV Online.
- Dokumen-dokumen ZI yang sudah diupload kedalam PMPZI masih sangat memungkinkan untuk terus diperbahatui hingga saatnya nanti aplikasi tersebut dikunci/tidak dapat dilakukan pembaharuan dokumen
- Perlu dilakukan pengembangan inovasi-inovasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan serta mendukung pembangunan ZI.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung juga menyampaikan bahwa tantangan pekerjaan kedepan sangatlah berat. Mahkamah Agung RI saat ini sedang berlari kencang dalam upaya menuju Peradilan Modern. Oleh karenanya, beliau menekankan untuk dapat meningkatkan kompetensi serta membuka pemikiran yang kreatif dan inovatif. Bagi yang kinerjanya biasa-biasa saja, maka siap-siap untuk tertinggal dan ditinggal.
