Written by Super User on . Hits: 62

RAKORDA PTA BABEL TAHUN 2026: FOKUS PENGUATAN INTEGRITAS DAN PENINGKATAN KUALITAS MELALUI TRANSFORMASI DIGITAL

 

PANGKALPINANG, pta-babel.go.id — Rapat Koordinasi Daerah yang digelar oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kepulauan Bangka Belitung bersama seluruh Pengadilan Agama Sewilayah yang bertempat di Ruang Aula Pertemuan Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung pada hari Kamis (09/04/2026) menjadi salah satu kegiatan yang cukup menarik untuk disorot.

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung. "Kegiatan ini bukan sekadar rapat rutin, tetapi sekaligus menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja satuan kerja di lingkungan Peradilan Agama khususnya di Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, menyamakan persepsi program kerja, serta merumuskan langkah peningkatan layanan hukum melalui transformasi", ucap KPTA dalam Sambutan dalam Pembukaan Kegiatan Rakorda.

 

 

 

Acara dilanjutkan dengan diskusi masing-masing Komisi yang telah dilakukan pembagian 3 (tiga) Komisi yaitu :

1. Komisi A untuk Bidang Yustisial, diikuti oleh Hakim Tinggi, Ketua dan Wakil Ketua Pengadilan Agama Sewilayah;

2. Komisi B untuk Bidang Kepaniteraan, diikuti oleh Hakim Tinggi, Panitera Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, Panitera Muda Hukum, Panitera Muda Banding dan Panitera Pengganti serta seluruh Panitera Pengadilan Agama Sewilayah Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung; dan

3. Komisi C untuk Bidang Kesekretariatan diikuti oleh Hakim Tinggi, Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, Kabag Perencana dan Kepegawaian, Kabag Umum dan Keuangan, dan Para Kasubbag serta seluruh Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung.

Setelah masing-masing Komisi melakukan diskusi, dilanjutkan dengan penyampaian hasil diskusi oleh masing-masing Komisi. Seluruh partisipan yang telah hadir sangat antusias dan bersemangat walaupun hari semakin malam. Dari hasil Rakorda tersebut, telah dihasilkan beberapa hal yang sangat penting yaitu :

🔍 Capaian Kinerja yang Mengesankan

Dalam Rakorda ini, dipaparkan sejumlah capaian yang menunjukkan kemajuan signifikan, di antaranya:

  • Penerimaan perkara melalui e-Court mencapai 100%
  • Upload salinan putusan juga 100% dengan rata-rata penyelesaian 5,22 hari
  • Tingkat keberhasilan mediasi mencapai 60,85% (melebihi target)
  • Penyelesaian perkara mencapai 98,41%

Angka-angka ini menunjukkan transformasi digital dan efisiensi kerja yang semakin baik di lingkungan peradilan agama.

⚖️ Penekanan pada Integritas & Anti-Korupsi

Rakorda juga menyoroti pentingnya:

  • Pembangunan Zona Integritas (WBK/WBBM)
  • Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)
  • Prinsip zero tolerance terhadap pelanggaran

Hal ini menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya soal kinerja, tetapi juga moral dan etika aparatur.

💡 Isu Strategis & Solusi Nyata

Dalam sesi diskusi, beberapa masalah utama dibahas:

  • Kekurangan SDM
  • Kendala aplikasi peradilan (SIPP & e-Court)
  • Sarana administrasi yang belum optimal

Solusi yang diusulkan antara lain:

  • Analisis kebutuhan SDM berbasis beban kerja
  • Penguatan kerja sama antar lembaga
  • Optimalisasi teknologi informasi

🏆 Apresiasi untuk Satuan Kerja Berprestasi

Rakorda juga menjadi ajang penghargaan bagi pengadilan agama berprestasi, sebagai motivasi peningkatan kualitas layanan publik.

Harapan dari kegatan Rakorda ini adalah evaluasi kinerja satuan kerja di lingkungan peradilan agama, khususnya di Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung, penyamaan persepsi program kerja antara Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung dan Pengadilan Agama Sewilayah, serta perumusan langkah peningkatan layanan hukum melalui transformasi digital. (BMA | Foto: Akew)

Add comment


Security code
Refresh

Tautan Aplikasi

Pengadilan Tinggi Agama Kepulauan Bangka Belitung @ 2023